Kembali SahabatLokal Sitaro

Pariwisata & Kebudayaan

Danau Makalehi

Danau Makalehi

Lokasi : Kampung Makalehi, Kec. Siau Barat (Pulau Makalehi). Sekitar ± 10 mil laut atau dapat ditempuh sekitar 60 menit dengan menggunakan perahu motor dari Pelabuhan Ulu Siau dan 45 menit dari Pelabuhan Pehe Siau. Daya tarik : danau air tawar di tengah pulau perbatasan/terluar, cerita rakyat tentang asal-usul Danau Makalehi, ikan-ikan air tawar yang tidak dikonsumsi oleh masyarakat lokal karena mitos yang berkembang. Obyek wisata lain terdekat : Kampung Makalehi (Desa Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2010), Makam Tengkorak Misterius, Makam Korban Pembantaian Masal Tentara Jepang, Monumen Adikarya, Monumen NKRI, Tanjung Sanggelohe, Kawasan Wisata Bawah Laut Makalehi. Fasilitas penunjang : jalan keliling danau, pondok wisata, sarana MCK. Keterangan : Terpilihnya salah satu dari pulau perbatasan/terluar NKRI ini sebagai Desa Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2010, menjadi bukti terhadap berbagai keistimewaan yang ada di pulau Makalehi, baik dari aspek pelestarian adat budaya maupun potensi dan keindahan alamnya. Termasuk di dalamnya Danau Makalehi, yang oleh banyak wisatawan yang berkunjung disejajarkan dengan Danau Toba di Sumatera Utara. Danau yang terletak di bagian tengah pulau kecil ini, jika dilihat dari ketinggian menyerupai kawah di puncak gunung. Dengan bentuk yang menyerupai buah hati, komunitas pengunjung setia yang kreatif mulai memperkenalkan julukan baru sebagai The Lake of Heart yang bias diartikan sebagai danau Hati atau danau Cinta. Pengunjung dapat menjelajahi danau yang indah ini dengan berjalan kaki mengikuti rute jalan yang mengelilingi tepian danau, berendam di tepian danau sambil menikmati gigitan ikan-ikan kecil di permukaan kulit kaki, ataupun mandi dan berenang di beberapa spot yang dijadikan tempat pemandian. Danau yang mengesankan aura mistis ini menyimpan cerita rakyat mengenai kisah persahabatan manusia dengan anjing, cerita terbunuhnya raksasa Onding yang tinggal di atas rakit di tengah danau oleh Panglima Kerajaan Siau yang terkenal Hengkeng u Naung dengan bantuan adik perempuannya, serta riwayat perlawanan rakyat Makalehi terhadap kekejaman penjajahan Jepang yang mengakibatkan tidak kurang dari 31 orang dihukum penggal melalui tipu daya. Kebiasaan masyarakat untuk berpantang memakan daging ikan yang hidup di dalam danau ini, membuat danau yang eksotis ini melengkapi daya tarik Pulau Makalehi selain berbagai obyek wisata lain yang ada disana.

Danau Makalehi foto 2Danau Makalehi foto 3
Lihat semua Pariwisata & Kebudayaan Beranda SahabatLokal

Pariwisata & Kebudayaan lainnya