Keindahan bahari, gunung berapi legendaris, dan kehangatan budaya kepulauan menanti untuk Anda jelajahi.
Kekayaan pariwisata dan kebudayaan Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, tersusun dalam tiga bagian. Pilih salah satu di bawah untuk mulai menjelajah.
Setiap edisi bisa dibuka dan disimpan langsung sebagai berkas PDF.
Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro — lebih dikenal dengan singkatan Sitaro — adalah gugusan pulau vulkanik di Provinsi Sulawesi Utara, sebelah utara Kota Manado. Wilayahnya terdiri atas tiga pulau utama: Pulau Siau dengan ibu kota Ondong, Pulau Tagulandang, dan Pulau Biaro.
Daya tarik utama Sitaro adalah perpaduan panorama bahari dan vulkanik yang jarang ditemukan di tempat lain. Gunung Karangetang di Pulau Siau merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia dan menjadi latar pemandangan khas kepulauan ini. Di sekelilingnya terhampar perairan jernih yang cocok untuk snorkeling, menyelam, dan wisata bahari. Di balik panorama itu ada lapisan kedua yang tak kalah kaya: makam raja, benteng, gua, tarian, musik bambu, dan bahasa yang masih dituturkan sehari-hari.
Halaman ini dibagi tiga supaya dua hal yang berbeda tidak saling tertukar — tempat yang dikunjungi, dan warisan yang dijaga.
Objek pada bagian ODCB ditulis sebagai diduga cagar budaya selama status hukumnya belum ditetapkan resmi. Penandanya tampil apa adanya pada setiap kartu: yang sudah ditetapkan disebut ditetapkan lengkap dengan nomor SK-nya, yang belum tetap disebut diduga. Kami memilih menulis yang belum pasti sebagai belum pasti, bukan membulatkannya ke atas.
Beberapa kelompok tidak menyimpan datanya sendiri, melainkan menunjukkan tombol ke menu yang sudah mengurusnya: jadwal dan tarif pelabuhan ada di menu Jadwal, penginapan di Lapak UMKM, biro perjalanan di menu Travel, nomor rumah sakit dan polsek di Kontak Darurat, tradisi lisan di Cerita Rakyat, dan bahasa daerah di Kamus. Alasannya sederhana: satu nomor telepon yang disalin ke dua tempat cepat atau lambat akan berbeda, dan tidak ada yang tahu mana yang benar.
Setiap objek yang punya lokasi dilengkapi foto, keterangan, dan tombol Get Lokasi yang langsung membuka titiknya di Google Maps atau Apple Maps. Objek pemajuan kebudayaan seperti tarian dan bahasa memang tidak punya titik peta — yang dicatat asal daerahnya. Isinya terus bertambah seiring data yang masuk, jadi kelompok yang masih kosong hari ini belum tentu kosong bulan depan.